Dra. Massuryati, M.Si Hadiri Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kota Pagar Alam Tahun 2026
humas | Sabtu, Juni 13, 2026 - 09:58
Pagar Alam. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pagar Alam menyelenggarakan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/06/2026) ini dihadiri oleh Dra. Massuryati, M.Si, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat.
Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keberhasilan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Dra. Massuryati, M.Si menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Menurutnya, masyarakat memiliki posisi yang sangat strategis dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi, transparansi, dan keadilan.
“Pengawasan partisipatif menjadi kekuatan utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang kepemiluan dan berani berpartisipasi dalam pengawasan, maka potensi terjadinya pelanggaran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, pendidikan pengawas partisipatif harus terus diperkuat sebagai investasi demokrasi menuju Pemilu 2029 yang bermartabat,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang berasal dari kalangan pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, komunitas sosial, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya yang memiliki perhatian terhadap perkembangan demokrasi dan kepemiluan. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya komitmen masyarakat dalam mendukung terciptanya pemilu yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengawasan pemilu, pencegahan pelanggaran, partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, serta pemahaman mengenai regulasi kepemiluan. Materi tersebut disampaikan secara interaktif guna mendorong peserta untuk lebih aktif memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap proses demokrasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan sistem pengawasan yang lebih luas dan efektif sehingga berbagai potensi pelanggaran dapat dideteksi serta dicegah sejak dini.
Tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” dipilih sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun budaya demokrasi yang sehat. Tema tersebut mengandung makna bahwa seluruh elemen bangsa harus mampu menjalankan fungsi masing-masing serta bergerak secara aktif dalam menjaga integritas dan kualitas pemilu sebagai fondasi utama demokrasi.
Melalui serangkaian kegiatan pendidikan pemilih, diskusi, dan pelatihan teknis yang diberikan dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep pengawasan pemilu secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan sebagai pengawas yang kritis, objektif, dan bertanggung jawab dalam mengawal proses demokrasi.
Bawaslu Kota Pagar Alam optimistis bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang berintegritas. Dengan semakin luasnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif, diharapkan tercipta penyelenggaraan pemilu yang transparan, akuntabel, inklusif, serta bebas dari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencederai demokrasi.
Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui pengawasan yang partisipatif dan berkelanjutan, diharapkan terwujud pemilu yang tidak hanya sukses secara prosedural, tetapi juga mampu menghasilkan proses demokrasi yang bermartabat, berkeadilan, dan dipercaya oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Kota Pagar Alam Gelar P2P 2026
Penulis : Ana Yarus
Foto dan Editor : Angga