Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam Ajak Masyarakat Aktif Mengawal Pemilu 2029 melalui P2P 2026

Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam Ajak Masyarakat Aktif Mengawal Pemilu 2029 melalui P2P 2026

Pagar Alam, 11 Juni 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pagar Alam, Nurweni Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam beri sambutan dan menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Menurutnya, pengawasan partisipatif merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam menyampaikan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, masyarakat diharapkan mampu memahami peran dan fungsi pengawasan sehingga dapat berkontribusi secara nyata dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam melakukan pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas dan berintegritas,” ujar Nurweni Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” mengandung makna bahwa setiap elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga dan mengawal demokrasi. Tidak hanya memahami fungsi pengawasan, masyarakat juga diharapkan mampu bergerak aktif dalam memberikan informasi, melakukan pemantauan, serta melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses pemilu berlangsung.

Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pemuda, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas yang ada di Kota Pagar Alam. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengawasan pemilu, pencegahan pelanggaran, pendidikan demokrasi, serta penguatan peran masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat dalam membangun budaya pengawasan yang partisipatif. Dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pengawasan pemilu, diharapkan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh lembaga pengawas, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga negara.

Nurweni berharap melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini akan lahir agen-agen pengawasan partisipatif yang mampu menjadi pelopor dalam menjaga kualitas demokrasi di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat diyakini akan menjadi faktor penting dalam mencegah pelanggaran serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses dan hasil pemilu.

Melalui semangat kolaborasi dan partisipasi bersama, Bawaslu Kota Pagar Alam terus berkomitmen memperkuat pengawasan pemilu yang inklusif dan berkelanjutan guna menyongsong Pemilu Tahun 2029 yang lebih bermartabat, demokratis, dan berintegritas.

Pendidikan Pengawas Partisipatif sebagai Upaya Mewujudkan Demokrasi Berkualitas

Penulis : Ana Yarus

Foto dan Editor : Angga