Lompat ke isi utama

Berita

Nurweni Dorong Penguatan Sinergi Bawaslu, KPU, dan Lapas untuk Pemilu Berintegritas

Nurweni Dorong Penguatan Sinergi Bawaslu, KPU, dan Lapas untuk Pemilu Berintegritas

Pagar Alam, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pagar Alam - Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam, Nurweni, menyampaikan harapannya agar audiensi dan koordinasi yang dilaksanakan antara Bawaslu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kota Pagar Alam, dan KPU Kota Pagar Alam dapat menjadi langkah awal yang semakin memperkuat sinergi, komunikasi, dan kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi tahapan Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah di masa mendatang.

Menurut Nurweni, kerja sama yang baik antara penyelenggara pemilu dan pihak Lapas memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan terpenuhinya hak konstitusional warga binaan pemasyarakatan sebagai bagian dari warga negara yang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang berkelanjutan terkait pendataan pemilih, pemutakhiran data, serta berbagai aspek teknis lainnya agar pelaksanaan hak pilih warga binaan dapat berjalan secara optimal.
“Kami berharap melalui pertemuan ini terbangun komitmen bersama yang semakin kuat antara Bawaslu, KPU, dan Lapas dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Warga binaan juga memiliki hak yang sama sebagai warga negara untuk menggunakan hak pilihnya, sehingga perlu adanya perhatian dan koordinasi yang maksimal dari seluruh pihak terkait,” ujar Nurweni.

Ia juga berharap sinergi yang telah terjalin tidak hanya berhenti pada kegiatan audiensi ini, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai langkah konkret yang mendukung akurasi data pemilih, peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan, serta penguatan pengawasan terhadap setiap proses yang berkaitan dengan pemenuhan hak pilih mereka.

Lebih lanjut, Nurweni menegaskan bahwa Bawaslu Kota Pagar Alam berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap setiap tahapan pemilu guna memastikan seluruh warga negara yang memenuhi syarat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, memperoleh kesempatan yang sama dalam menggunakan hak pilihnya tanpa adanya hambatan administratif maupun teknis.
“Kami berharap kolaborasi yang baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang. Dengan komunikasi yang efektif, koordinasi yang intensif, serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang inklusif, berintegritas, berkualitas, serta menjamin terpenuhinya hak konstitusional seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tutup Nurweni.

"Harapkan Kolaborasi Antarinstansi Perkuat Demokrasi yang Inklusif"

Penulis : Ana Yarus

Foto dan Editor : Angga