Lompat ke isi utama

Berita

Edukasi Pemilih Pemula: Chlara Febriana Pemimpin Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran di SMA Muhammadiyah Pagar Alam

Edukasi Pemilih Pemula: Chlara Febriana Pemimpin Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran di SMA Muhammadiyah Pagar Alam

Pagar Alam, 6 Mei 2026 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pagar Alam kembali menggelar program unggulan “Bawaslu Goes to School” di aula SMA Muhammadiyah Kota Pagar Alam, Selasa (5/5/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi sosialisasi intensif dan pendidikan pemilih pemula guna menciptakan budaya pengawasan pemilu yang partisipatif di kalangan generasi muda. Hadir sekitar 30 siswa kelas XII, acara ini berlangsung penuh semangat.

Program “Bawaslu Goes to School” dirancang bukan hanya sebagai wadah penyampaian informasi, melainkan juga ajang pembentukan karakter demokratis. Para pelajar diajak memahami bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama, yang dapat dimulai sejak usia dini melalui peran sederhana seperti melaporkan pelanggaran di media sosial atau mengedukasi teman sebaya. Dalam konteks Pemilu mendatang, inisiatif ini krusial mengingat data Bawaslu nasional menunjukkan bahwa 40% pelanggaran pemilu tahun lalu berasal dari penyebaran hoaks di kalangan pemilih muda.

Anggota Bawaslu Kota Pagar Alam sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), Chlara Febriana, menjadi narasumber utama. Dengan gaya penyampaian yang mudah dicerna, ia menguraikan mekanisme pencegahan pelanggaran pemilu secara komprehensif. Mulai dari pengenalan jenis pelanggaran administratif, pidana, hingga pelanggaran berbasis digital, Chlara menekankan pentingnya literasi hukum sebagai benteng utama menghadapi praktik politik tidak sehat seperti politik uang, kampanye hitam, dan manipulasi data pemilih.

“Mekanisme pencegahan pelanggaran pemilu dimulai dari diri sendiri. Pelajar harus kritis terhadap informasi yang beredar di TikTok atau Instagram. Jangan sampai hoaks memengaruhi pilihan politik. Kami ajak kalian menjadi agen pengawasan aktif, misalnya dengan melaporkan ke Bawaslu," tegas Chlara Febriana di hadapan para siswa.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai segmen menarik. Dimulai dari Pengenalan Bawaslu singkat tentang sejarah pemilu di Indonesia, dilanjutkan dengan pengenalan Salah satu siswa kelas XI, berbagi pengalamannya.

Bawaslu juga membagikan Buku E-Book mengenai Bawaslu dan pencegahan pelanggaran Pidana pada Pemilu dan Pemilihan mendatang. Kegiatan seperti ini sangat relevan untuk siswa kami yang mayoritas pemilih pemula. Ini membantu membangun kesadaran demokrasi sejak di bangku sekolah,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Pagar Alam berencana mengadakan program serupa di Wilayah Kota Pagar Alam, Khususnya SMA dan Perguruan Tinggi lainnya di Pagar Alam, Inisiatif ini sejalan dengan visi Bawaslu nasional untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, di mana data internal menunjukkan peningkatan laporan pelanggaran dari kalangan muda.

Melalui “Bawaslu Goes to School”, Bawaslu Kota Pagar Alam tidak hanya menyemai benih demokrasi, tetapi juga mempersiapkan generasi Z dan milenial sebagai pilar utama pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Bawaslu dalam mendekatkan pengawasan pemilu ke masyarakat, khususnya di tingkat sekolah.

"Bawaslu Pagar Alam Dekati Generasi Z Lewat “Goes to School” di SMA Muhammadiyah"

Penulis : Ana Yarus

Foto & Editor : Kak Gun