MPLS Jadi Momentum Bawaslu Kota Pagar Alam Bangun Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
humas | Kamis, Juli 16, 2026 - 07:41
Pagar Alam – Ketua Bawaslu Kota Pagar Alam sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Data dan Informasi, Nurweni, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Muhammadiyah Pagar Alam Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai narasumber, yang dilaksanakan di lingkungan SMK Muhammadiyah Pagar Alam.
Pada kesempatan tersebut, Nurweni menyampaikan materi bertajuk "Bersama Pemilih Pemula Kita Kawal Demokrasi". Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kota Pagar Alam dalam memperkuat pendidikan demokrasi kepada generasi muda, khususnya peserta didik baru yang akan menjadi pemilih pemula pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa mendatang.
Dalam paparannya, Nurweni menjelaskan mengenai peran strategis Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilu, mulai dari fungsi pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu. Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang demokratis tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar sebagai calon pemilih.
Nurweni juga mengajak para peserta MPLS untuk mulai membangun kesadaran politik yang sehat dengan memahami pentingnya hak pilih, menjaga integritas dalam berdemokrasi, serta berani menolak segala bentuk pelanggaran pemilu, seperti politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun praktik-praktik yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.
Menurutnya, pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, pembekalan mengenai kepemiluan sejak dini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak politiknya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Pagar Alam berharap para peserta didik tidak hanya memahami tugas dan fungsi Bawaslu, tetapi juga mampu menjadi agen pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing. Dengan meningkatnya literasi kepemiluan di kalangan generasi muda, diharapkan tercipta budaya demokrasi yang berintegritas, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai kejujuran serta partisipasi aktif masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami mekanisme pengawasan pemilu serta pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga demokrasi yang berkualitas.
"Tanamkan Nilai Demokrasi kepada Pemilih Pemula Melalui MPLS"
Penulis : Ana Yarus
Foto dan Editor : Abyqila