Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Demokrasi Inklusif, Bawaslu Kota Pagar Alam Beri Edukasi Kepemiluan kepada Penyandang Disabilitas

Wujudkan Demokrasi Inklusif, Bawaslu Kota Pagar Alam Beri Edukasi Kepemiluan kepada Penyandang Disabilitas

Pagar Alam — Bawaslu Kota Pagar Alam melaksanakan kegiatan Fasilitasi Penguatan dan Pemahaman Kepemiluan kepada penyandang disabilitas pada tahun 2026 bertempat di SLB Negeri Pagar Alam. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam memperkuat pendidikan kepemiluan yang inklusif, setara, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Upaya serupa terus dilakukan Bawaslu di berbagai daerah untuk memastikan hak politik disabilitas mendapat perhatian yang sama dalam proses demokrasi.

Kegiatan fasilitasi ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Bawaslu Kota Pagar Alam terhadap pentingnya akses informasi kepemiluan bagi kelompok disabilitas. Melalui kegiatan ini, Bawaslu ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas memperoleh pemahaman yang cukup mengenai kepemiluan, hak-hak politik warga negara, serta peran strategis masyarakat dalam mengawal jalannya pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dasar mengenai kepemiluan, pentingnya partisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu, serta pengawasan partisipatif sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas demokrasi. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang ramah peserta didik dan disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan pendidikan luar biasa, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah dan efektif.

Bawaslu Kota Pagar Alam menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan politik dan kepemiluan. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan di SLB Negeri Pagar Alam ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan demokrasi yang ramah disabilitas, sekaligus memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam akses terhadap informasi kepemiluan.

Selain memberikan pemahaman dasar, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat partisipasi aktif para peserta untuk turut serta dalam pengawasan pemilu. Bawaslu menilai bahwa keterlibatan kelompok disabilitas sangat penting dalam membangun pengawasan pemilu yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkeadilan. Dengan keterlibatan semua unsur masyarakat, pengawasan pemilu dapat berjalan lebih terbuka dan memiliki daya jangkau yang lebih luas.

Pelaksanaan kegiatan di SLB Negeri Pagar Alam juga menunjukkan bahwa pendidikan kepemiluan perlu menjangkau seluruh warga negara tanpa terkecuali. Bawaslu Kota Pagar Alam berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa demokrasi yang baik adalah demokrasi yang memberi ruang yang sama bagi semua orang untuk berpartisipasi.

Melalui Fasilitasi Penguatan dan Pemahaman Kepemiluan kepada penyandang disabilitas ini, Bawaslu Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemilu yang inklusif, aksesibel, dan berintegritas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kesadaran politik yang sehat serta memperkuat peran masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dalam mengawal demokrasi di Kota Pagar Alam.

 

"Melalui Fasilitasi Kepemiluan, Bawaslu Kota Pagar Alam Dukung Partisipasi Penyandang Disabilitas"

Penulis : Ana Yarus

Foto dan Editor : Besli dan Angga